Setiap orang mempunyai kelebihan dengan bakatnya masing-masing merupakan ungkapan yang sering didengar. Di mana hal tersebut tentunya benar adanya sehingga bakat tersebut perlu dikorek lebih dalam agar bisa dioptimalkan dengan baik. Terutama digunakan dalam dunia kerja yang membutuhkan bakat tersebut agar bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
Mengetahui bakat yang dipunyai tersebut merupakan salah satu fungsi dan tujuan melakukan dan mengikuti assessment. Apa itu assessment didalam dunia kerja sendiri serta manfaat dan tujuannya akan dijelaskan lengkapnya di bawah ini.
Apa itu assessment merupakan penilaian yang akan mendapatkan informasi mengenai individu. Penilaian tersebut bisa dilakukan dengan banyak cara seperti dengan memberikan situasi sehingga bisa memilih jawaban untuk apa yang akan dilakukan dalam situasi tersebut.
Selain itu juga ada banyak metode penilaian yang bisa digunakan sesuai dengan tujuan dan penilaian yang dilakukan. Assessment tersebut merupakan proses penilaian yang diperlukan untuk bisa memberikan pengukuran mengenai keberhasilan atau kesuksesan individu kedepannya dalam tujuan yang dipunyai.
Di mana untuk di dunia kerja biasanya assessment tersebut digunakan untuk perekrutan karyawan baru hingga promosi jabatan agar nantinya bisa diserahkan ke tangan orang yang tepat. Selain di dunia kerja, assessment juga bisa dilakukan dalam dunia pendidikan yang bisa dilakukan dengan tes lisan, tertulis, hingga kegiatan fisik yang ditentukan. Di dalam dunia kerja seperti yang telah dijelaskan di atas biasanya digunakan untuk bisa menempatkan posisi karyawan di posisi yang tepat.
Dengan melakukan assessment akan bisa mengetahui bakat dan potensi yang dimiliki oleh seorang individu. Sehingga dengan hasil tes tersebut bisa menjadi acuan untuk dapat merekrut karyawan yang cocok dengan iklim kerja dan attitude yang dibutuhkan bekerja di perusahaan. Selain itu, assessment juga bisa dilakukan untuk menilai kelayakan karyawan untuk bisa menempati posisi yang lebih tinggi di perusahaan sebagai salah satu syarat untuk promosi jabatan.
Pada dasarnya, assessment di dunia kerja sendiri mempunyai tujuan yang bisa dicapai seperti berikut ini :
- Tujuan diadakannya assessment adalah dapat menjadi bentuk apresiasi dan juga motivasi kerja bagi karyawan yang ada di perusahaan. Dengan mempunyai hasil assessment akan dapat membuat karyawan bisa memberikan performanya dengan maksimal.
- Tujuan selanjutnya adalah bisa membuka peluang kenaikan jabatan untuk karyawan. Seperti yang telah disebutkan bahwa assessment mempunyai fungsi yang juga bisa digunakan untuk menilai kelayakan karyawan mendapatkan jabatan lebih tinggi.
- Tujuan lainnya adalah bisa membuat program pelatihan kerja yang relevan dengan kemampuan yang perlu ditingkatkan karyawan.
- Tujuan lainnya yaitu dapat untuk membuat proses pengembangan akan lebih mudah bagi perusahaan.
- Tujuan terakhir adalah dapat untuk meningkatkan loyalitas yang dimiliki karyawan untuk perusahaan.
Selain tujuannya, assessment dalam dunia kerja juga mempunyai dua fungsi yang bisa didapatkan. Assessment perlu diadakan untuk mempunyai gambaran yang jelas mengenai kemampuan, kekurangan, dan juga potensi yang dipunyai oleh karyawan dan calon karyawan. Sehingga hal tersebut memberikan dua fungsi yang bisa didapatkan dari proses assessment yang diadakan oleh perusahaan yang terbagi ke dalam fungsi berikut ini :
- Fungsi yang pertama adalah sumatif yang bisa untuk menentukan kualitas karyawan yang mengikuti penilaian tersebut. Di dalam dunia pendidikan, fungsi sumatif ini digunakan untuk menentukan lulus tidaknya siswa yang sudah mengikuti penilaian atau ujian. Sedangkan untuk di dunia kerja, fungsi sumatif ini sangat bermanfaat untuk meloloskan calon karyawan yang tepat bagi perusahaan dan karyawan yang berhak untuk menerima kenaikan jabatan.
- Fungsi kedua adalah formatif yang memberikan gambaran lebih luas bagi perusahaan. Fungsi formatif ini bisa digunakan untuk evaluasi, identifikasi mengenai keunggulan, serta kekurangan yang bisa diperbaiki dengan memberikan pelatihan bagi karyawan.
Sehingga apa itu assessment di dunia kerja bisa dilihat sebagai upaya untuk mengetahui bakat, kemampuan, maupun kekurangan dari karyawan. Hal tersebut dapat membuat perusahaan menempatkan the right man in the right place dalam posisi yang tepat agar karyawan mempunyai kinerja maksimal. Untuk mengenal lebih lanjut mengenai jenis-jenis assessment Anda bisa klik halaman ini.
Assessment untuk mengetahui bakat dan kemampuan ini bisa dilakukan dengan mengikuti penilaian di Prasmul-ELI yang bisa diikuti individu maupun karyawan perusahaan sehingga bisa mengambil keputusan lebih bijak dari hasil penilaian yang dipunyai.