Menurut hasil lansiran dari laman RS Premier Bintaro, lebih dari 100 kasus artritis terdeteksi dalam dunia medis. Kondisi ini umum dialami oleh lansia (lanjut usia), obesitas, perokok aktif, dan sebagainya. Lantas, apa sebenarnya yang menjadi pemicu artritis dan seperti apa gejalanya? Yuk, cari tahu di sini!
Definisi Artritis
Sebelum masuk ke dalam pembahasan tentang penyebab dan gejala, ada baiknya terlebih dahulu kita membahas pengertian artritis. Melansir dari website Halodoc, artritis diartikan nyeri atau pembengkakan yang terjadi di bagian sendi, termasuk tulang belakang, kaki, tangan, bahu, pinggul, dan lutut.
Artritis umumnya terdiri dari beberapa jenis. Apa sajakah itu? Untuk lebih lengkapnya bisa dicek di bawah ini, ya!
- Osteoartritis: kasus paling umum dan menyebabkan tulang mengalami gesekan satu sama lain, sehingga memicu bengkak, kaku, dan sakit pada persendian. Kondisi ini sering terjadi di bagian punggung bawah, leher, lutut, pinggul, dan tangan.
- Rheumatoid Artritis: dikenal juga dengan penyakit radang sendi atau asam urat, kondisi ini umumnya dipicu karena sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel sehat. Alhasil, terjadi peradangan pada tubuh yang terkena.
Penyebab Artritis
Terdapat beberapa penyebab yang dapat memicu munculnya artritis, di antaranya adalah sebagai berikut: (source: RS Premier Bintaro)
- Usia: lansia atau lanjut usia lebih rentan terhadap serangan artritis karena berkurangnya massa otot di tubuh dan pernah mengalami peradangan atau pembengkakan di bagian tubuh tertentu.
- Penumpukan kristal: menumpuknya kristal asam urat yang terbentuk karena kadar asam urat terlalu tinggi di darah. Umumnya, kristal ini menumpuk di bagian sendi sehingga memicu peradangan.
- Gangguan autoimun: mengalami gangguan autoimun yang menyebabkan membran sinovial (lapisan kapsul sendi) diserang sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, lapisan tersebut menjadi bengkak dan meradang.
Selain penyebab di atas, ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko artritis seperti obesitas, genetik, perokok aktif, infeksi virus, cedera sendi, dan lainnya.
Gejala Artritis
Artritis dapat menimbulkan beberapa gejala, yakni:
- Warna kulit berubah,
- Peradangan dan pembengkakan,
- Rasa panas dan hangat di bagian sendi,
- Pergerakan tubuh jadi tidak luwes dan kaku,
- Muncul rasa nyeri pada bagian yang bengkak,
Tips Mengatasi Artritis
Untuk mencegah artritis, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut:
- Kompres dengan es untuk mengurangi peradangan,
- Berhenti merokok karena dapat memperburuk gejalanya,
- Konsumsi makanan yang kaya anti-inflamasi dan antioksidan,
- Mandi air hangat untuk meredakan ketegangan dan kekakuan otot,
- Perhatikan cara berdiri dan duduk untuk mencegah tekanan yang berlebihan pada sendi.
Itu dia penjelasan singkat mengenai artritis, penyebab, gejala, dan sebagainya. Mengingat artritis juga bisa terjadi pada bagian lutut, maka untuk mengatasi nyeri sendi lutut tips di atas mungkin bermanfaat. Anda bisa menerapkannya supaya peradangan dan pembengkakan pada lutut berkurang. Semoga bermanfaat!